Emas bergerak lebih tinggi, naik lebih dari 1% untuk minggu ini

Rifan FinancindoHarga emas naik pada hari Jumat untuk menetap di level tertinggi dalam satu bulan, meraih kenaikan sekitar 1,2% untuk minggu ini seiring kekhawatiran geopolitik menaikkan daya tarik investasi logam tersebut.
Emas Juni naik $ 11,70, atau 0,9%, untuk menetap di level $ 1,268.10 per ounce untuk sesi ini. Harga sekarang naik untuk tiga minggu beruntun.
Investor melihat Korea Utara, pertemuan G-7 akhir pekan ini, pemilihan yang akan datang di Inggris, dan pemerintahan Trump, yang mana membantu meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian di global.
Laporan dari pertemuan Fed bulan Mei yang dirilis pada hari Rabu tampaknya menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat bank sentral tetap sepakat mengenai kenaikan suku bunga pada pertemuan mereka di bulan Juni. Pasar keuangan saat ini melihat di probabilitas 83% untuk kenaikan suku bunga, menurut alat FedWatch CME.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung mendukung dolar sehingga mengurangi permintaan emas yang dihargai dolar bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Suku bunga yang lebih tinggi juga membebani permintaan emas nonyielding yang mendukung investasi imbal hasil. (sdm)
Sumber: Marketwatch

Saham AS lanjutkan kenaikan untuk hari keempat

Rifan FinancindoSaham AS ditutup naik untuk sesi keempat pada hari Selasa, dengan S&P 500 dan Dow membukukan kenaikan terpanjangnya sejak Februari, menyusul dirilisnya proposal anggaran Gedung Putih untuk tahun 2018.
BACA JUGA : Emas bisa naik namun memburuknya ekonomi dibutuhkan untuk sentuh $ 1.300/ons
Saham finansial memimpin kenaikan, ditopang oleh gain besar di Goldman Sachs Group GS, + 1,62% dan JP Morgan Chase & Co JPM, -0,35% S&P 500, + 0,18% naik 4 poin, atau 0,2%, ditutup dii 2.398. Indeks Dow Jones Industrial Average, + 0,21% naik 43 poin, atau 0,2%, berakhir pada level 20,938 dan Indeks Nasdaq Composite, + 0,08% naik tipis 5 poin menjadi berakhir pada 6.138.(yds)
Sumber: Marketwatch

Yen Menguat Sementara Pound Melemah Ditengah Kekahwatiran Terhadap Trump

Rifan FinancindoYen naik dan indeks berjangka AS jatuh sementara pasar saham Asia dibuka bervariasi karena investor menyaring berita terbaru mengenai administrasi Trump.

BACA JUGA : Bursa AS Naik Akibat Penguatan Harga Minyak Sementara Dolar Melemah

Yen naik 0,3 persen menjadi 111,01 per dolar, Pound turun kurang dari 0,1 persen menjadi $ 1,2996. Mata uang Jepang naik terhadap semua mata uang utama dan indeks berjangka S & P 500  turun setelah Washington Post melaporkan Donald Trump meminta kepala intelijen untuk secara terbuka menolak adanya kolusi antara Kampanyenya dan Rusia. Pound melemah setelah BBC melaporkan bahwa polisi sedang menangani ledakan di sebuah konser Ariana Grande di Manchester karena kemungkinan serangan teroris. Selloff dalam aset Brasil berlanjut, dan peso Meksiko jatuh setelah S & P menempatkan peringkat utang Brazil pada creditwatch untuk kemungkinan downgrade.(mrv)
Sumber: Bloomberg

Sektor Industri & Energi Mendorong Keuntungan yang Luas, Saham AS Naik

Rifan FinancindoSaham AS naik pada hari Jumat ini untuk dua sesi berturut-turut seiring reli di sektor industri dan energi yang mendukung penguatan pasar yang luas. Namun, S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average turun untuk minggu kedua berturut-turut di tengah ketidakpastian politik yang sedang berlangsung setelah pemecatan Presiden Direktur Investigasi Federal  James Comey oleh Donald Trump.
BACA JUGA : Saudi Melihat Kelanjutan Pemangkasan Produksi, Minyak Lanjutkan Gain
S & P 500 naik 15 poin atau 0,7% menjadi ditutup pada 2.381 sementara Dow Jones Industrial Average menguat 141 poin atau 0,7% menjadi berakhir pada 20.804. Kedua indeks tersebut turun 0,4% dalam sepekan. Indeks Nasdaq Composite naik 28 poin atau 0,5% menjadi ditutup pada 6.083, catatkan penurunan mingguan sebesar 0,6%.(mrv)
Sumber: Marketwatch
 
© 2009 PT Rifan Financindo Berjangka Medan | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan